بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
Mengapa kita harus takut menolong orang lain kalau memang di balik menolong ada suatu kebaikan, sebetulnya orang yang ditolong, menolong kita akan adanya pahala kebaikan. Mengapa kita harus takut, pada tamu yang meminta pertolongan.
Mengapa pula kita harus lari dari pahala yang Allah berikan. Lucu….
Memang lucu kita beribadah untuk mencari pahala diberi lalu diabaikan
Setidaknya kita harus bergembira ada orang/tamu yang meminta tolong- kawan
Belum diberi kita sambut dengan hati senang saja, Allah beri ganjaran. Coba kau bayangkan seandainya Allah tidak mau memberi ganjaran dan ampunan. Ingatlah harta dan tubuh kita merupakan titipan, semua itu wajib dipertanggung jawabkan. Rasa memiliki itu hak Allah hak kita hanya titipan, sadarlah… kalau kau tau itu titipan mengapa kau memilikinya dan tidak kau berikan.
Ini bukan didalam hutan yang hidup sendirian, kita hidup bermasyarakat bukan di pengasingan dunia ini berputar tidak selamanya anda jaya, kawan. Kita sakit, sengsara didalam musibah perlu adanya keberadaan orang lain.
Kita hidup harus tolong menolong sesama seiman, bila mampu dengan harta bila tidak dengan nasihat, tenaga, maupun pikiran. Bersatu sesama islam membuat kuatnya satu ikatan.
Janganlah saling menjatuhkan dengan sesama satu iman karena bendera partai, harga diri, gengsi akibatnya agamamu harus dipertaruhkan. Terlalu mahal kau membayar akhiratmu, agamamu kau korbankan. Berapa lamakah umur kita didunia ini, bila dibandingkan di akhirat alam keabadian…???
Kehancuran kita memberikan kekuatan bagi orang kafir, kawan. Syetan-syetan pun berpesta pora bergembira mendapat kemenangan yang akan menghancurkan ikatan umat kalian. Ingatlah.. murtadnya iman seorang keluar dari islam karena kesengsaraan dan kebodohan karena yang seiman dan seagama tidak ada rasa tolong menolong (peduli) kamu sekalian. Cobalah engkau pikirkan kalau tidak mau islam ini tinggallah kenangan. Simaklah
firman Allah, QS. Al-Imron: 103
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

QS. Al-Hujurat: 10-11
10. Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan Barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.

These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati